BOGOR – Forum Komunikasi DKM se-Taman Yasmin (Forkodya) sukses menggelar pelaksanaan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah pada Rabu, 10 Dzulhijjah 1447 H atau bertepatan dengan 27 Mei 2026 M. Acara yang dipusatkan di sepanjang Jalan Yasmin Raya, Kelurahan Curug Mekar, Komplek Taman Yasmin, Kota Bogor ini dihadiri oleh ribuan kaum muslimin dan muslimat dari berbagai wilayah sekitar.

Bertindak sebagai Khatib dalam pelaksanaan shalat Id tahun ini adalah Ust. H. Hendri Tanjung, PhD, seorang pakar sekaligus Associate Professor Ekonomi Islam dari Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor. Sementara itu, posisi Imam dipimpin oleh Ust. Muhammad Izza Raisiya, yang merupakan Imam tetap Masjid Al-Istiqomah Taman Yasmin.perhelatan ibadah tahunan ini mengusung tema sentral:

“Mari Memupuk Kesalehan Sosial Melalui Ibadah Qurban.”

Intisari Khutbah: Qurban dan Keadilan Ekonomi

Dalam khutbahnya, Dr. Hendri Tanjung menekankan bahwa esensi dari ibadah qurban tidak hanya sebatas ritual penyembelihan hewan ternak dan pemenuhan aspek kesalehan ritual individu secara vertikal kepada Allah SWT. Lebih dari itu, qurban memiliki dimensi horizontal yang sangat kuat dalam membangun kesalehan sosial dan keadilan ekonomi di tengah masyarakat.

Sebagai seorang akademisi di bidang Ekonomi Islam, beliau memaparkan bagaimana syariat qurban menggerakkan roda perekonomian umat mulai dari hulu hingga ke hilir-sejak peternak di desa hingga distribusi daging yang merata kepada masyarakat yang membutuhkan di perkotaan. Pola distribusi ini dinilai menjadi instrumen efektif dalam menekan kesenjangan sosial serta mempererat tali persaudaraan sesama muslim (ukhuwah Islamiyah).

Hikmah utama Idul Adhha yang terpenting di tengah situasi ekonomi sulit adalah melakukan muhasabah atau evaluasi diri terhadap penghayatan dan pengamalan agama. Saat ini banyak hal-hal yang harus diperdalam kembali dan mulai bergesernya nilai-nilai kebaikan yang ada di Masyarakat. Kita memerlukan kebaikan dan kesalehan itu secara masif. Kita perlu kesalehan sosial. Kesalehan individu saja tidak cukup, karena Allah berfirman, syarat untuk dibukanya rezeki adalah jika suatu penduduk negeri (masyarakat) beriman dan bertaqwa. Perhatikan firman Allah dalam surat Al A’raf 7: 96.

“Dan sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi ternyata mereka mendustakan (ayat ayat kami), maka kami siksa mereka sesuai apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al A’raf: 96).

Artinya, kesalehan sosial itu akan membuka rezeki dari langit dan dari bumi. Kesalehan sosial akan membuat ekonomi suatu bangsa baik. Kesalehan sosial akan dapat mengatasi kemiskinan, kelaparan, dan lain-lain problema kemanusiaan.

Antusiasme Jamaah

Sejak pukul 06.00 WIB, para jamaah terpantau sudah mulai memadati area pelataran Jalan Yasmin Raya dengan membawa perlengkapan shalat masing-masing. Pelaksanaan shalat dimulai tepat pada pukul 06.30 WIB dan berlangsung dengan khusyuk serta khidmat hingga seluruh rangkaian khutbah selesai dilaksanakan.

Pihak Forkodya selaku penyelenggara menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengurus DKM se-Taman Yasmin, para tokoh masyarakat, serta seluruh jamaah yang telah mendukung ketertiban dan kelancaran agenda syiar Islam ini. Diharapkan momentum Idul Adha 1447 H ini dapat menjadi titik balik bagi umat Islam di Bogor untuk semakin meningkatkan kepedulian sosial yang nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *