JAKARTA 15 Agustus 2026 Anggota Badan Wakaf Indonesia (BWI) SK presiden no. 31/M/2021, Direktur Sekolah pascasarjana UIKA Bogor serta pakar ekonomi syariah terkemuka, Dr. H. Hendri Tanjung, dipercaya menjadi moderator pada forum internasional bergengsi The 2nd Global Conference on Waqf Development (GLOW) 2026. Acara yang merupakan bagian dari rangkaian perhelatan akbar Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026 ini diselenggarakan di Assembly Hall 3, Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta.

Konferensi tingkat global yang mengusung tema “Advancing Inclusive Productive Waqf for Global Economic Resilience” ini diselenggarakan berkat sinergi antara Badan Wakaf Indonesia (BWI), Bank Indonesia, dan Kementerian Agama Republik Indonesia.
Dalam sesi seminar internasional pertama (International Seminar 1) yang bertajuk:
“The Breakthrough in Developing a Productive Waqf Ecosystem: Regulatory and Institutional Framework, Governance, and Waqf Innovation”

Dr. H. Hendri Tanjung memimpin jalannya diskusi panel yang dihadiri oleh para pakar serta pengambil kebijakan wakaf internasional dan nasional. Dengan kepiawaian akademis dan rekam jejak praktisnya di industri wakaf, beliau memandu dialog strategis secara interaktif, mendalam, dan terarah.
Diskusi tersebut mengupas tuntas berbagai terobosan penting untuk membangun ekosistem wakaf produktif di tingkat global. Pembahasan mencakup penguatan kerangka regulasi, kelembagaan, penerapan tata kelola (good governance) yang transparan dan akuntabel, hingga inovasi instrumen wakaf modern guna mendorong ketahanan ekonomi yang inklusif.
Jalannya seminar internasional ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal resmi (live streaming) TVBWI dan ISEF pada tautan berikut:
- Tautan Siaran Langsung: https://www.youtube.com/live/_b-W4TihSWQ

Kepemimpinan Dr. H. Hendri Tanjung dalam memoderatori forum internasional ini menegaskan komitmen serta peran aktif tokoh nasional dalam mendorong Indonesia sebagai pusat rujukan pengembangan wakaf produktif dan ekonomi syariah dunia